Butterfly Still Fly



PMS, Si Tamu Bulanan Yang Mengganggu

“wah, tamu bulanan lagi datang nih. Jadi lemas dan males ngpain. Apalagi kalau pake acara kram perut segala, gak enak banget…..”.

Pasti sering mendengar keluhan seperti ini dari teman-teman wanita atau bahkan mengalaminya sendiri. Benar sekali, itu merupakan salah satu gejala PMS.
Pre Menstrual Syndrome (PMS) adalah sekumpulan gejala yang muncul menjelang menstruasi akibat dari perubahan hormon dalam tubuh. Sebelum menstruasi terjadi peningkatan dan ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesterone. Perubahan ini akan berpengaruh terhadap perubahan emosi dan fisik, seperti rasa nyeri dan bengkak pada beberapa bagian tubuh.

Menurut The American College of Obstetrican and Gynecologists, hampir 70% wanita di dunia mengalami PMS setiap bulannya. Jadi pada dasarnya ini merupakan sesuatu yang wajar, bukan termasuk penyakit. Namun ada sekitar 14% wanita yang harus istirahat total akibat keluhan nyeri yang berlebih.

PMS ternyata dibedakan menjadi 5 tipe berdasarkan tingkat keparahan dan kondisi hormonal dalam tubuh.
1. PMS type A (Anxiety)
Didominasi oleh rasa cemas, sensitive, mudah tersinggung, dan labil.Peneliti menduga keluhan ini muncul akibat kekurangan hormone progesterone, namun penelitian lainnya mencurigai akibat dari kekurangan Vitamin B6 dan Magnesium.
2. PMS type C (Craving)
Gejala berupa pusing, berkeringat dingin, sering lapar, bengkak (edema) pada perut, peningkatan berat badan. Pembengkakan terjadi akibat penumpukan cairan pada jaringan ekstraseluler.
3. PMS type D (Depression)
Mudah sedih, lupa, bingung, dan selalu ingin makanan manis merupakan ciri tipe ini. Meningkatnya dorongan makan yang manis terjadi akibat stress.
4. PMS type H (Hyperhidration)
Penumpukan cairan, peningkatan berat badan, payudara terasa tegang dan nyeri.
5. PMS type P (Pain)
Didominasi oleh munculnya pegal-pegal, jerawat, rambut dan kulit berminyak berlebihan, mual muntah, dan lebih sensitive terhadap nyeri.

Keluhan ini tidak datang sendiri-sendiri, sehingga pembagian PMS berdasarkan ype ini sangat jarang digunakan karena keluhan saling campur baur. Walaupun keluhan akan selalu muncul setiap bulannya, namun dengan memodifikasi gaya hidup keluhan yang muncul akan dapat di kurangi.
• Kurangi asupan minuman berkafein, kopi, soda karena dapat menstimulasi system saraf.
• Perbanyak tidur. Istirahat 7-8 jam sehari akan mampu meminimalisir perubahan emosi yang dramatis.
• Perbanyak konsumsi karbohidrat seperti kentang, jagung, dan gandum. Ini efektif untuk meningkatkan jumlah serotonin dalam tubuh yang akan menjaga stabilitas emosi kita.
• Rutinlah melakukan olah raga. Saat kita berolah raga, tubuh akan mengeluarkan endorphin. Endorphin ini membantu mengurangi migren, cemas, dan emosi.
tidur terlentang dengan meletakkan kompres hangat diatas perut juga dapat mengurangi rasa nyeri yang muncul. selamat mencoba dan semoga dapat berdamai dengan tamu bulanan kalian …….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: