Butterfly Still Fly


Melancong ke Monas

Hari ini kami berencana wisata sejarah ke Monas, monumen nasional Indonesia. Ara mungkin belum mengerti apa itu indonesia, perjuangan, dan kemerdekaan. Tapi tidak ada salahnya dikenalkan lebih dini. Sekedar pernah melihat, syukur-syukur ingat atau paham *ya kali* :p

Kami berangkat dari rumah pkl. 11.30 wib. Panas bok. Tapi begitu masuk ruangan museum langsung adem. Di jadwal tertulis jadwal buka museum selasa-minggu pkl.09.00 – 16.00 wib. Hari senin tertutup untuk umum. Pintu masuk museum melewati terowongan di sisi belakang patung Diponogoro (yang sedang naik kuda). Tiket masuk lumayan murah, Rp 15.000 sudah termasuk terusan hingga puncak untuk dewasa. Ara gratis, tidak tahu sih batas gratis hingga umur berapa tahun.

Monas berukuran panjang 132 meter dengan bentuk seperti lingga – yoni. Tugu  yang menjulang tinggi adalah lingga yang melambangkan laki-laki, elemen maskulin yang bersifat aktif dan positif, Sementara pelataran cawan adalah Yoni yang melambangkan perempuan, elemen feminin yang pasif dan negatif. lingga dan yoni juga berarti kesuburan dan keharmonisan.

Pada museum bawah terdapat banyak diorama di keempat sisi ruangan. Dioramanya menggambarkan kondisi indonesia dari jaman purba – kerajaan hindu – masuknya islam – penjajahan belanda- penjajahan jepang – kemerdekaan – hingga pemberontakan PKI. Bakal menarik nih klo pelajaran sejarah dilakukan disini dibandingkan di kelas.
Jika kita naik lagi ke bagian cawan, ada ruangan besar seperti aula (lengkap dengan tempat duduk marmer) yang mengelilingi sebuah pilar empat sisi. Dimasing sisi terpasang naskah proklamasi, teks proklamasi, garuda pancasila, dan peta indonesia. Naskah proklamasi terpasang dalam figura emas ditengah gapura. Setelah gapura terbuka, kita bisa melihat naskah proklamasi diiringi suara Soekarno.
Fyi, naskah ini bukan naskah proklamasi asli. Naskah asli disimpan di museum arsip indonesia dan bukan untuk konsumsi publik. Naskah yang dipajang di Monas berukuran 4x ukuran asli, alasannya agar mudah dibaca pengunjung.
Selesai mendengarkan penuturan guide di bagian cawan, pengunjung turun kembali ke pelataran. Bagi yang ingin naik ke atas bisa ikut anterai melalui lift. Tapi melihat antraian yang panjang seperti ular naga, emmm… Jadi malas ikutan. Kami memilih turun kembali ke lapangan. Terdapat Kereta (bus?) gratis yang mengantar pengunjung ke lapangan Irti. Di sekitar lapangan Irti ada banyak tempat duduk dibawah pohon rindang. Beberapa pedagang asongan siap menawarkan minuman dingin, popmie hingga tikar. Jika berjalan terus ada spot kecil berisi peralatan gym. Jalan lagi ke timur ada kandang rusa tutul. Anteng deh mereka, bisa disentuh.
Kalau ditanya fasilitas bermain untuk anak cukup terbatas. Ada beberapa ayunan di depan kandang rusa, alat gym yg dialih fungsi jd prosotan. Namun lapangan yang luas dan rindang dapat menjadi nilai tambah untuk tempat main anak ditengah sempitnya rumah2 jakarta (*curcol yg kontrakannya sempit :p )
Jadi kapan mau mengajak anak bermain ke monas?


ku ingin terbang…

mother-love

kiri!

ku melangkah ke kiri…

kanan!

ku belokkan kaki ini ke kanan…..

jalan. berhenti. duduk. makan. tidur.

semua aktivitas yang ku lakukan selalu atas keinginanmu,

telah mendarah daging kupercayai sebagai keinginanku sendiri

ku dengar surga ada di telapak kakimu

tentulah engkau mahluk surga yang ditugaskan menjagaku,

ku yakin itu…

namun ada kalanya aku tak ingin dijaga

biarkan aku terjatuh

terpeleset

dan menangis…

aku ingin mengenal dunia dengan caraku sendiri

biarkan jariku terluka saat ku raba dunia

biarkan tetes tangisku membasahi tanah

jangan ikat erat dengan kasih sayang ini

nafasku terasa sesak

biarkan aku melangkah pergi

genggam janjiku tuk kembali

akulah si burung merpati yang akan kembali pulang ke sarang dengan segala cerita setelah lelah terbang mengitari bumi ini….

aku ingin bermain di tempat yang lebih luas ‘Bu..

rumah boneka yang kau berikan sudah kekecilan untukku…

biarkan aku mencoba sayapku

24 tahun ku jahit helai per helai bulu sayapku

telah tampak kuat kurasa

biarkan aku mengujinya ibu ku sayang…

 

wah, menemukan puisi ini di Draft dengan catatan tersimpan 5 tahun yang lalu. 5 tahun yang lalu saat baru berusia 25 tahun, baru menyandang gelar dokter, dengan semangat muda yang membara ingin pergi mengembara ke barat eh ke timur, alias PTT. PTT adalah singkatan Pegawai Tidak Tetap yang familiar bagi dokter, untuk mengabdi ke daerah terpencil, biasanya sih daerah timur Indonesia dimana masih kurang dijangkau oleh fasilitas kesehatan yang memadai.

Apakah itu berarti aku punya jiwa sosial yang tinggi? Oh anda salah jika berpikiran seperti itu. aku semangat ikut PTT karena terinspirasi dengan Novel Labuan Bajo. hahaha benar sekali, hanya karena sebuah novel. singkat cerita novel tersebut bercerita tentang dokter PTT (cewek) yang bertugas di Labuan bajo. disana dia bekerja dan jatuh cinta, cinta pada alamnya, dan cinta pada kepala puskesmasnya. hehehehe mupenggggg…

Tapi apa daya, Ibu tidak memberi restu untukku berangkat PTT. jadilah hanya bisa dadah-dadah mupeng pada 3 sahabatku yang tetap berangkat PTT. huhuhu sepertinya saat itulah aku menulis puisi diatas. pokoknya dulu awal-awalnya keselll BGT deh sama ibu.

Tapi kini?

Aku mengerti perasaan ibu. Setelah aku menjadi seorang Ibu. Jangankan Ara berangkat PTT (ya kali dia mau), Ara mau ikut kegiatan di rumah bermain saja aku ekorin kesana-kesini. atau minimal dia masih tampak dari sudut mataku. Prinsipku, dalam 3 detik bisa segera menangkapnya jika terjatuh. ckckckck betapa (over)protive -nya diri ini. sepertinya ini yang dirasakan ibu. Bahkan meski kini anak gadisnya ini sudah menikah dan memiliki anak juga.

Ibu, I love you….


Yaiiiii…!!! 2016 is here!

selamat tahun baru 2016, kawan!

(telat-telat dikit gak apa-apa lah ya, hehehe baru telat 6 hari kok, masih dalam aura tahun baru lah 🙂 )

Setelah hampir 3 tahun tidak menulis dalam blog ini, baru hari ini ngetik lagi. ceritanya sih ingin mulai melakukan salah satu resolusi 2016 ku, yaituuuuu… Menulis. Menulis dalam bentuk formal maupun informal, menulis (menyelesaikan) tesis ku, menulis di blog, (belajar) menulis di wattpad (ada yang tahu ini apa?), hingga menulis (lagi) di organizer.

Tahun 2010-2011 itu masa-masanya rajin menulis di blog, mengirim tulisan ke majalah, menulis laporan kegiatan (yang ini sih karena kewajiban, hehe) dan menulis di organizer (karena tempat kerja yang mencar sana sini). lalu 2012? bubar bye bye!!

Memangnya bisa menulis? sekedar tahu huruf sih bisa, tapi gaya bahasa yang masih anak bawang dibandingkan blogers lainnya. haha lihat saja gaya bahasaku yang kaku ini. kurang menarik ya. tapi kemarin belajar menulis tesis, eh pembimbingku malah bilang bahasanya gak baku, tidak sesuai EYD. huhuhuhu di kelompok mana gaya bahasaku ini berada???

tapi sekedar mencoba sambil belajar tidak ada ruginyakan? sip, gitu aja curcolan pembuka tahun 2016 kali ini. kalau kalian, apa resolusimu?

NEW-YEARS-RESOLUTIONS-calendar

Start on January 2016


PERAWATAN ORGAN REPRODUKSI

Jika mendengar kata “merawat”,  yang terlintas pertama kali di pikiran adalah orang/sesuatu yang sakit. Padahal orang/sesuatu yang sehat juga harus selalu kita rawat agar tidak ikut menjadi sakit. Selama ini saat merawat diri, apa saja yang telah kalian rawat? Merawat kulit agar selalu halus, merawat wajah agar cantik, merawat rambut agar lebat berkilau?

Tapi telah cukupkah perhatian yang kalian berikan untuk merawat alat reproduksi kalian?

Perawatan alat reproduksi harus dilakukan sejak kecil. Saat masih bayi dan anak-anak, tentu orang tua kita yang lebih berperan dalam merawatnya. Namun sekarang disaat kita telah beranjak remaja, tentu sudah menjadi tanggungjawab kita. Meski terlihat sepele, namun kegiatan ini tidak dapat dipandang sebelah mata.

Ada banyak mitos dan informasi yang belum tentu kebenaran namun sering kita lakukan. Jadi untuk tahu apakah yang kita lakukan selama ini sudah benar ato tidak, ayo lanjutkan membaca informasi dibawah ini.

  1. Rambut pubis perlukah di cukur?

Perlu donk. Jangan dibiarkan rambut pubis tumbuh subur dan rimbun. Rambut yang terlalu rimbun akan memungkinkan menjadi sarang kutu. Kondisi yang terlalu rimbun juga akan membuat kondisi lembab sehingga lebih mudah jamuran.

2. Bersihkan dari depan ke belakang

Setelah buang air kecil dan buang air besar, ingatlah untuk membilas satu arah, dari depan ke belakang. Dengan cara seperti ini akan dapat meminimalkan kontaminasi kuman dari anus ke vagina/saluran kencing. Ingatlah juga untuk mengeringkan dengan handuk atau tissue setelahnya. Air yang dibiarkan begitu saja akan membuat kondisi lembab. Keadaan lembab merupakan kondisi yang baik untuk pertumbuhan bakteri dan jamur.

3. Perlukah menambahkan sabun pembersih seperti di iklan televisi itu??

Tidak. Kita tidak perlu menggunakan sabun-sabun kimia seperti itu. Sabun pembersih, deodorant, dan tissue pewangi tidak baik untuk kondisi flora normal di vagina. pH normal vagina adalah 3,4-4,3. Itu merupakan kondisi yang ideal bagi pertumbuhan bakteri baik yang hidup disana. Jika kita menggunakan sabun/deodorant tersebut, akan merubah pH sehingga kuman baik mati dan memungkinkan tumbuhnya kuman jahat seperti candida albicans, trikomonas vaginalis, vaginosis bacterial, dan lain-lain.

Tidak ingin kan seperti itu? Jangan mau dibohongi oleh iklan. Sudah keluar uang untuk membeli produk tertentu, namun akhirnya malah menjadi penyakit. Cukup bilas dengan air biasa.

4. Pilihlah pakaian dalam yang bermutu

Bermutu disini tidak berarti mahal. Celana dalam (CD) yang baik adalah yang mampu menyerap keringat. Bahan dari katun dapat menyerap keringat sebanyak 98%. Ini merupakan pilihan terbaik dibandingkan polyester, sutra, line, dan sejenisnya. Ingatlah juga untuk rajin mengganti CD minimal 2x sehari.

Berikan juga perhatian pada celana luar yang kalian pakai. Jangan terlalu sering menggunakan celana/jins yang terlalu ketat dan berbahan panas. Selain menyebabkan penumpukan keringat dan lembab, celana ketat juga berbahaya bagi sperma. Celana yang terlampau ketat akan membuat testis kepanasan dan membuat peredaran darah tidak lancar, yang akhirnya berpengaruh terhadap kualitas sperma yang dihasilkan.

5. Sunat Vs tidak sunat

Pada sisi dalam pelipatan di ujung penis terdapat kelenjar-kelenjar yang menghasilkan smegma, yaitu cairan berwarna putih dan lengket. Cairan ini harus rajin dibersihkan karena dapat menjadi media yang baik bagi pertumbuhan kuman.

Bagi orang yang telah disunat, lipatan di ujung penis (kulup) sudah dihilangkan. Sehingga lebih mudah dibersihkan dan tidak akan terjadi penumpukan smegma.

Namun pada yang tidak disunat, jangan khawatir. Selama kalian rajin membersihkan tentu tidak akan menjadi masalah. Caranya tarik lipatan kulit/kulup kearah belakang, lalu cuci bersih kepala penis dan daerah sekitar pelipatan. Setelah yakin bersih, tarik kembali kulup ke posisi semula, menutupi kepala penis. Kegiatan ini harus rutin dilakukan setiap kalian mandi.

6. Cuci tangan sebelum dan setelah menyentuh alat kelamin

7. Selalu gunakan CD dan handuk pribadi, jangan saling meminjamkan

8. Gantilah pembalut sesering mungkin, minimal 2-3x/hari

9. Jangan menggunakan alat bantu saat mastrubasi

10. Perhatikan keluhan yang muncul

Jika ada keluhan pada alat kelaminmu seperti gatal, ada luka, keluar lender/nanah, keputihan, nyeri saat kencing, dan sejenisnya, pikirkan kemungkinan terjadi IMS (infeksi menular seksual) atau ISK (infeksi saluran kencing). Kedua infeksi ini dapat disebabkan karena kurangnya kebersihan pada alat reproduksi kalian. Segeralah lakukan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat di dokter terdekat.


Tindik, Gaya Gaul Yang Berisiko

Ada yang punya tindik diantara kalian? Atau lagi kepikiran untuk memasang aksesoris tersebut? Tunggu, baca dulu artikel ini sebelum mengambil keputusan. Tindik atau yang dikenal dengan piercing adalah pemasangan aksesoris pada bagian tubuh tertentu dengan cara melubangi dan memasang hiasan dari logam. Dulu tindik merupakan salah satu bagian dari kebudayaan masyarakat/suku tertentu, namun kini digunakan sebagai aksesoris dan menunjukkan identitas diri bagi sebagian masyarakat kita, terutama pada remaja.

Hampir semua bagian tubuh dapat di tindik. Telinga merupakan tempat yang paling umum di tindik. Hampir semua wanita punya sebuah tindikan untuk tempat memasang anting-anting. Tapi banyak juga yang membuat tindikan di telinga lebih dari satu, bahkan juga pada laki-laki. Bagian tubuh lain yang sering ditindik adalah bibir, lidah, hidung, alis, pusar, dan daerah kelamin. Setiap tempat ini memiliki masalah yang berbeda dan lama proses penyembuhan yang berbeda juga. Permasalahan yang muncul juga beragam, salah satunya infeksi. Infeksi pada mulut setelah di tindik dapat menyebabkan kesulitan saat mengunyah dan berbicara. Tindik yang di pasang pada lidah memiliki kemungkinan untuk terlepas dan tertelan saat makan ataupun berbicara. Tindik pada pusar lebih lama memerlukan waktu untuk sembuh karena sering tergesek oleh pakaian. Perhiasan yang terpasang pada alat kelamin dapat melukai kamu dan pasangan saat berhubungan intim, termasuk risiko robeknya kondom.

Jika memang sudah siap dengan semua risiko tersebut, hal berikut yang perlu diperhatikan adalah kesiapan kamu terhadap pandangan masyarakat jika nantinya kamu memakai tindik tersebut. Masyarakat memang sudah lebih terbuka terhadap hal-hal baru, namun masih ada sebagian besar masyarakat kita yang melekatkan stigma negatif pada pemakai piercing, sama seperti pada pemilik tattoo.

Pemilihan bahan logam dan tempat pembuatan tindik juga harus diperhatikan. Pilihlah bahan logam yang tidak menyebabkan alergi, seperti steinless steel bedah, emas 14/18 karat, niobium, titanium, dan sejenisnya. Studio tempat tindik juga harus bersih, tanyakan apakah nanti tindakan akan dilakukan di ruangan khusus dengan tenaga profesional serta sterilitas alat yang terjaga. Ini semua untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi.

oke, semoga semua info ini dapat menjadi bahan pertimbangan buat kamu-kamu yang ingin memasang tindik. jadilah lebih perduli terhadap tubuhmu


Outreach KYC @TK.Bulan

Salah satu kegiatan Kisara Youth Clinic (KYC) adalah pelayanan kesehatan keluar klinik yang disebut dengan outreach. Pelayanan ini bekerjasama dengan pihak lain yang ingin memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi anggotanya. Pada hari Sabtu (26/03/2011), dilakukan kegiatan outreach di Tk. Bulan. Taman bermain yang beralamat di jl. SMKI no.145x, Batubulan-Gianyar ini terdiri atas tiga kelas, yakni kelas Nol Besar, Nol Kecil, dan Playgroup dengan total jumlah siswa 55 orang. Kegiatan yang berlangsung selama 2 jam (09.00-11.00 wita) ini mendapat respon yang baik dari orang tua siswa. Mereka ikut mendampingi putra-putrinya saat pemeriksaan sekaligus berkonsultasi langsung. Para siswa juga tampak menikmati pemeriksaan tersebut tanpa rasa takut.
Dari hasil pemeriksaan 55 orang siswa dengan usia berkisar 5-6 tahun, tiga penyakit terbanyak ialah carries gigi, serumen obturan, dan ISPA. Kebiasaan mengkonsumsi makanan yang manis tanpa disertai kewajiban untuk menggosok gigi tampaknya merupakan faktor utama munculnya keluhan gigi berlubang dan carries gigi pada anak-anak ini. Tampaknya guru-guru perlu lebih menekankan pentingnya menggosok gigi dan jika perlu dilakukan praktik langsung cara menyikat gigi yang benar. Peranan orang tua juga sangat penting dalam menjaga kesehatan anak. Tampak bahwa anak yang didampingi orang tua memiliki keluhan yang lebih sedikit bahkan tidak ada jika dibandingkan anak lainnya. Ini berarti perhatian orang tua sangat diperlukan dalam menjaga kesehatan anak usia kanak-kanak.


REMAJA DAN NARKOBA

Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan obat/bahan berbahaya. Istilah lain yang akan sering kalian dengar adalah NAPZA, yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.
Semua istilah ini mengacu pada sekelompok zat yang umumnya menyebabkan kecanduan bagi penggunanya akibat pemakaian diluar batas dosis. Narkoba sendiri berasal dari bahasa inggris yaitu narcotics, yang berarti obat bius. Sedangkan dalam bahasa yunani disebut narkose yang artinya menidurkan atau membius. Awalnya obat-obatan golongan ini memang digunakan dalam bidang kedokteran untuk membantu pasien mengurangi rasa sakit saat operasi, sehingga mereka tidak akan merasakan nyeri pembedahan (terbius).
Efek lain dari narkoba : halusinogen, stimulan, dan depressan.
• Halusinogen, efek dari narkoba bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata contohnya kokain & LSD
• Stimulan , efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu , dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu
• Depresan, efek dari narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw

REMAJA DAN NARKOBA
Penyebaran narkoba sampai saat ini masih sulit untuk dibendung. Sangat mudah mendapat narkoba, terutama pada tempat-tempat yang merupakan tempat berkumpul orang-orang dalam jumlah besar, seperti diskotik, tempat pelacuran, dan tempat perkumpulan genk, hingga sekolah-sekolah. Hingga semakin besar peluang terjerumusnya remaja kita menjadi pengguna dan pecandu narkoba.
Tanda-tanda pada remaja yang perlu dicurigai terlibat penyalahgunaan narkoba:
• Teman yang berganti-ganti
• Tercium bau mariyuana atau alcohol dari nafas atau badan
• Perubahan perilaku dan mood yang tidak dapat dijelaskan
• Negatif, sering melawan, paranoid, destruktif, cemas
• Tidak tampak gembira seperti seharusnya
• Lelah atau hiperaktif yang berlebihan
• Penurunan atau peningkatan berat badan drastis
• Tidak gembira dan tertekan
• Menipu dan mencuri
• Selalu perlu uang atau punya banyak uang lebih
• Penampilannya jorok atau kotor

Beragam alasan akan kita temukan jika bertanya kenapa mereka memilih bersahabat dengan barang terlarang ini. Namun secara umum, penyebab penyalahgunaan narkoba dapat kita bedakan menjadi faktor internal dan eksternal.
1. Faktor internal
• Kepribadian : kepribadian yang labil, kebijaksanaan yang kurang, serta mudah terpengaruh oleh orang lain merupakan kriteria calon mangsa yang baik. Tampaknya semua kriteria ini mudah kita temukan pada seorang remaja. Ini akan dijadikan seseorang mudah untuk menawarkan narkoba kepadanya. Dari sekedar rasa ingin tahu dan coba-coba, akhirnya dapat berakhir sebagai seorang pecandu.
• Keluarga : jika hubungan dengan keluarga kurang harmonis (broken home), maka seseorang akan mudah merasa putus asa dan frustasi. Tidak ada lagi tempat untuk berpegangan. Mereka akan mencari kompensasi diluar rumah, yang belum tentu baik.
• Ekonomi : materi merupakan dua sisi mata uang yang saling menarik dalam bisnis narkoba ini. Orang-orang yang mencari uang sebagai pengedar menyukai bisnis ini karena besarnya imbalan yang mereka dapatkan. Sedangkan remaja lainnya yang dilimpahi uang saku berlebih menjadi sasaran. Namun kedua jenis ini sama-sama mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
2. Faktor eksternal
Pergaulan dengan teman sebaya memiliki pengaruh yang cukup kuat dalam masa remaja. Pada masa ini, remaja tidak hanya mendefinisikan dirinya dengan menggunakan standar yang ada pada dirinya, namun juga standar luar yang dibentuk oleh teman-temannya. Dunia teman sebaya sebagai ajang pembanding dan eksplorasi untuk memperoleh informasi pembentuk identitas mereka. Jadi positif dan negative pergaulan teman sebaya akan sangat mempengaruhi. Banyak hal positif yang dapat mereka pelajari, namun sering kali perilaku negative terasa lebih menyenangkan (untuk sesaat) dan mudah untuk diadopsi. Tekanan dari teman juga membuat seorang remaja mudah terjerumus.

Lalu, apa yang harus kita lakukan?
• Sebagai anggota masyarakat yang peduli terhadap remaja, rangkullah mereka. Jangan selalu memandang buruk padanya. Mungkin mereka tidak berpakaian “normal” seperti orang kebanyakan, namun tidak berarti mereka miskin kreativitas. Malah seringkali yang nyeleneh seperti itu punya prestasi segudang. Alangkah baiknya jika kita dapat memfasilitasi kreatifitas tersebut, memberinya sebuah wadah yang bersih dan aman sehingga mereka dapat berekspresi. Menjadi pengawas sekaligus seorang teman tentu akan meminimalisir jarak yang terbentuk karena usia ini.
• Sebagai bagian dari sebuah keluarga, luangkanlah waktu kalian sejenak dari rutinitas. Berikan perhatian terhadap setiap anggota keluarga, entah dia masih seorang bayi ataupun kepala keluarga tersebut. Deteksi dini perubahan kebiasaan dan perubahan fisik yang terjadi. Komunikasi dan kedekatan emosional sangat diperlukan, jangan hanya menganggap semuanya baik-baik saja selama kita bisa membayar spp dan memenuhi uang saku mereka saja.
• Sebagai seorang remaja, hendaknya pintar berteman. Memilih – milih teman bukan berarti kita sombong. Kita hanya bersikap selektif terhadap apa yang ditawarkan oleh lingkungan. Jika memang dirasa teman tersebut memiliki pengaruh buruk, hindari saja, katakan kau memiliki acara lain. Perbanyak pergaulan dan aktifitasmu untuk hal lain yang berguna. Saat ini banyak dibentuk kegiatan keremajaan yang ditujukan untuk mengisi waktu dengan hal-hal positif. Ada STT di banjar-banjar, kegiatan ekskul di sekolahan, maupun LSM.

KISARA merupakan salah satu kegiatan yang bisa kamu ikutin. Ada banyak kegiatan menarik serta teman-teman bermain yang menyenangkan. Kamu juga bisa curhat tentang segala hal karena ada bagian konselingnya. Silahkan mampir ke jl. Gatut subroto IV/6 denpasar, gedung PKBI daerah Bali, lt.III. Atau jika masih malu untuk datang langsung, bisa juga melalui konseling via telp (0361) 430200. Kami tunggu yaaaa…………….. (^0^)/
(siaran KISAH #Kita Sayang Remaja Sehat# @BaliFM 21/03/2011)


PMS, Si Tamu Bulanan Yang Mengganggu

“wah, tamu bulanan lagi datang nih. Jadi lemas dan males ngpain. Apalagi kalau pake acara kram perut segala, gak enak banget…..”.

Pasti sering mendengar keluhan seperti ini dari teman-teman wanita atau bahkan mengalaminya sendiri. Benar sekali, itu merupakan salah satu gejala PMS.
Pre Menstrual Syndrome (PMS) adalah sekumpulan gejala yang muncul menjelang menstruasi akibat dari perubahan hormon dalam tubuh. Sebelum menstruasi terjadi peningkatan dan ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesterone. Perubahan ini akan berpengaruh terhadap perubahan emosi dan fisik, seperti rasa nyeri dan bengkak pada beberapa bagian tubuh.

Menurut The American College of Obstetrican and Gynecologists, hampir 70% wanita di dunia mengalami PMS setiap bulannya. Jadi pada dasarnya ini merupakan sesuatu yang wajar, bukan termasuk penyakit. Namun ada sekitar 14% wanita yang harus istirahat total akibat keluhan nyeri yang berlebih.

PMS ternyata dibedakan menjadi 5 tipe berdasarkan tingkat keparahan dan kondisi hormonal dalam tubuh.
1. PMS type A (Anxiety)
Didominasi oleh rasa cemas, sensitive, mudah tersinggung, dan labil.Peneliti menduga keluhan ini muncul akibat kekurangan hormone progesterone, namun penelitian lainnya mencurigai akibat dari kekurangan Vitamin B6 dan Magnesium.
2. PMS type C (Craving)
Gejala berupa pusing, berkeringat dingin, sering lapar, bengkak (edema) pada perut, peningkatan berat badan. Pembengkakan terjadi akibat penumpukan cairan pada jaringan ekstraseluler.
3. PMS type D (Depression)
Mudah sedih, lupa, bingung, dan selalu ingin makanan manis merupakan ciri tipe ini. Meningkatnya dorongan makan yang manis terjadi akibat stress.
4. PMS type H (Hyperhidration)
Penumpukan cairan, peningkatan berat badan, payudara terasa tegang dan nyeri.
5. PMS type P (Pain)
Didominasi oleh munculnya pegal-pegal, jerawat, rambut dan kulit berminyak berlebihan, mual muntah, dan lebih sensitive terhadap nyeri.

Keluhan ini tidak datang sendiri-sendiri, sehingga pembagian PMS berdasarkan ype ini sangat jarang digunakan karena keluhan saling campur baur. Walaupun keluhan akan selalu muncul setiap bulannya, namun dengan memodifikasi gaya hidup keluhan yang muncul akan dapat di kurangi.
• Kurangi asupan minuman berkafein, kopi, soda karena dapat menstimulasi system saraf.
• Perbanyak tidur. Istirahat 7-8 jam sehari akan mampu meminimalisir perubahan emosi yang dramatis.
• Perbanyak konsumsi karbohidrat seperti kentang, jagung, dan gandum. Ini efektif untuk meningkatkan jumlah serotonin dalam tubuh yang akan menjaga stabilitas emosi kita.
• Rutinlah melakukan olah raga. Saat kita berolah raga, tubuh akan mengeluarkan endorphin. Endorphin ini membantu mengurangi migren, cemas, dan emosi.
tidur terlentang dengan meletakkan kompres hangat diatas perut juga dapat mengurangi rasa nyeri yang muncul. selamat mencoba dan semoga dapat berdamai dengan tamu bulanan kalian …….


HI-tech

Baru tau Ternyata bs pke  sekarang nih bwt posting. Kmajuan teknologi memang gak ada habisnya ya. Rugi nih klo gak ngikutin, atau sekedar tahu lah. Bosen ah jadi orang gaptek, aku mau belajar!! \(ˆ▾ˆ◦)/


lalu selanjutnya…..?

Mau nulis apaan ya sekarang?
Dulu waktu sekolah di SD-SMU, dlm pelajaran bhs.Indonesia dikenalkan pada kata sambung dan penghubung : lalu, kemudian, maka, selanjutnya, setelah itu, dll.
Mari kita pakai sebagai kalimat topik bahasan kali ini :
setelah tamat sekolah, udah dapat kerja, lalu kemudian maka selanjutnya setelah itu …………… (#akan ngapain#) ????

Ada yang bisa bantu mengisi titik-titik diatas? Belum ada visi dan misi untuk kedepan nih. Selama ini masih pakai prinsip “jalanin aja, ikutin arus, gak ada target”. Tapi lama-lama jadi membosankan juga nih. Apalagi jika nanti ada yang bertanya, “setelah ini mau ngapain?”